Lompat ke konten

HAL-HAL YANG DILARANG DALAM SHALAT

وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوٓا۟ إِلَّآ إِيَّاهُ وَبِٱلْوَٰلِدَيْنِ إِحْسَٰنًا ۚ إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِندَكَ ٱلْكِبَرَ أَحَدُهُمَآ أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُل لَّهُمَآ أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُل لَّهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا

“Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia”

Definisi hal hal yang dilarang dalam shalat

Maksudnya adalah perkara-perkara yang diharamkan atau dimakruhkan dalam shalat berdasarkan dalil. akan tetapi, larangan ini tidaklah membatalkan shalat , hanya akan mengurangi pahala shalat. diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. meletakan tangan di pinggang ketika shalat = Hukum perbuatan ini tidak boleh sebagaimana tertuang dalam hadits riwayat abu hurairah, “Bahwasannya Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam melarang untuk berkacak pinggang ketika shalat.” diriwayatkan dari aisyah , bahwa ia membenci orang yang ketika shalat meletakan tangannya di pinggang,seraya mengatakan, “sesungguhnya bangsa yahudi melakukannya.”

Diriwayatkan dari ziyad bin shabih, ia berkata,”Aku menunaikan shalat disamping ibnu umar dengan meletakan tangan diatas pinggang. usai shalat ,ia mengatakan, “ini adalah posisi berkacak pinggang dalam shalat , dan dahulu Shallallahu Alaihi wa Sallam telah melarangnya.” As-sindi menerangkan, “posisi berkacak pinggang yang dilarang dalam shalat yaitu dengan meletakan kedua tangan di atas kedua pinggang dan merentangkan jarak antara dua lengan dalam berdiri”

2. mengangkat pandangan ke atas = ini tidak boleh, berdasarkan sabda Shallallahu Alaihi wa Sallam “hendaklah orang-orang berhenti dari mengangkat pandangan mereka ke atas (langit) saat berdoa dalam shalat atau (kalau tidak) pandangan mereka akan benar-benar dicabut.” HR.Muslim (429), An-Nasa’i (3/39)

3. melihat objek yang mengganggu konsentrasi dalam shalat = hal ini berdasarkan hadits riwayat aisyah, bahwa Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam mengerjakan shalat dengan mengenakan pakaian yang bergambar gambar. kemudian beliau bersabda “Gambar-gambar (kain) ini telah menggangguku (dalam shalat), maka pergilah kalian dengan (membawa) baju itu ke abu jahm dan bawahla kepadaku kain anbijanyah (kain tanpa hiasan) HR.Muslim Al-Bukhari (752), Muslim (55)

1. Berbicara

  • Kecuali dzikir yang telah diajarkan: Membaca doa atau dzikir yang telah diajarkan dalam shalat diperbolehkan. Namun, berbicara selain itu dianggap membatalkan shalat.

2. Makan dan Minum

  • Segala bentuk makanan dan minuman: Memasukkan sesuatu ke dalam mulut secara sengaja saat shalat akan membatalkannya.

3. Tertawa Terbahak-bahak

  • Tawa yang keras: Tertawa terbahak-bahak dapat mengganggu kekhusyukan shalat dan dianggap membatalkannya. Senyum yang tidak disertai suara diperbolehkan.

4. Menangis dengan suara keras

  • Tangisan yang mengganggu: Menangis dengan suara keras dapat mengganggu kekhusyukan shalat dan dianggap membatalkannya. Menangis dalam hati atau mengeluarkan air mata tanpa suara tidak membatalkan shalat.

Penting untuk diingat:

Berlatih dengan tekun: Dengan berlatih secara rutin, kita akan semakin mahir dalam melaksanakan shalat dan terhindar dari hal-hal yang membatalkannya.

Niat yang tulus: Selain menghindari hal-hal yang dilarang, niat yang tulus untuk beribadah kepada Allah SWT juga sangat penting.

Belajar tata cara shalat yang benar: Mempelajari tata cara shalat yang benar dari sumber yang terpercaya akan membantu kita menghindari kesalahan dalam shalat.

Kesimpulan Shalat adalah ibadah yang sangat mulia. Dengan menghindari hal-hal yang dilarang, kita dapat melaksanakan shalat dengan khusyuk dan mendapatkan pahala yang berlipat ganda. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua dalam meningkatkan kualitas ibadah shalat kita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *