Lompat ke konten

BUKU 99 JURUS LANGIT WARISAN ILMU YANG BERMANFAAT SEBAGAI AMALAN YANG TIADA HABISNYA

إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ

Artinya: Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan

Tafsir as-Sa’di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa’di, pakar tafsir abad 14 H

Hanya kepada engkau kami menyembah dan hanya Kami memohon pertolongan

Maksudnya  kami menghususkan ibadah dan memohon pertolongan hanya kepada Engkau. dimaknai demikian mendahulukan suatu kata yang menjadi objek menunjukkan suatu pembatasan, yaitu menetapkan hal tersebut bagi yang disebutkan dan meniadakannya dari selainnya. maka seolah-olah berkata, “kami menyembahmu dan tidak menyembah selain dirimu, kami meminta pertolongan kepadamu tidak meminta pertolongan kepada selain diri-Mu”. Dan didahulukannya penyebutan ibadah daripada permintaan akan pertolongan adalah di antara bentuk mendahulukan penyebutan hal yang umum dari hal yang khusus. Serta perhatian dalam mendahulukan hak-hak Allah daripada hak hamba-nya.

Ibadah adalah sebuah kata yang mencakup apa saja yang dicintai oleh Allah dan diridhoi-nya berupa perbuatan maupun perkataan baik yang nampak atau yang tersembunyi. dan memohon pertolongan adalah Bersandar kepada Allah dalam mendapatkan kemaslahatan dan menolak kemadorotan diiringi dengan keyakinan yang kuat kepadanya dalam mewujudkan semua itu.

Melaksanakan ibadah kepada Allah dan memohon pertolongan kepadanya merupakan jalan bagi sebuah kebahagiaan yang abadi keselamatan dari segala kejahatan. maka tidak ada cara dalam mendapatkan keselamatan kecuali dengan melaksanakan kedua hal tersebut. Sesungguhnya sebuah ibadah itu dianggap  sebagai ibadah apabila ibadah tersebut diambil dari contoh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam yang dilaksanakan dengan tujuan mencari wajah Allah Semata. Dengan kedua faktor ini jadilah perbuatan tersebut menjadi sebuah ibadah.

Disebutkannya “permohonan pertolongan” setelah “ibadah”, padahal sebenarnya memohon pertolongan itu adalah bagian dari ibadah tersebut hal ini karena kebutuhan hamba dalam seluruh ibadah-ibadah mereka kepada meminta pertolongan kepada Allah, sebab bila Allah tidak menolongnya maka tidak akan terwujud untuknya sesuatu yang dikehendakinya dari pelaksanaan perintah maupun menghindari larangan.
Referensi : https://tafsirweb.com/56-surat-al-fatihah-ayat-5.html

Buku ini sangat cocok untuk para entrepreneur (wirausahawan) pemula dan wirausahawan yang sudah senior karena terdapat arahan-arahan yang jelas yang sumbernya langsung dari al-quran, hadis dan sunnah. Karena buku ditulis langsung oleh seorang pengusaha yang telah terjun lama di dunia wirausaha maka dapat dipastikan sangat recommended dan worth it di lokasi perpustakaan dan menjadi panduan untuk menyelesaikan perkara bisnis

Alasan Pak Ponco menulis buku ini yaitu karena ada dorongan niat untuk menjadikan buku ini sebagai amalan yang tiada habisnya (amal jariyah) walau beliau meninggal nanti yaitu sebagai warisan ilmu yang bermanfaat. Selain wirausahawan, pekerjaan utama Pak Ponco adalah sebagai konsultan sebuah perusahaan BUMN dan direktur sebuah perusahaan riset konsultan yang hobi nya adalah membantu banyak orang dan memberikan manfaat untuk banyak orang menulis buku ini dalam rangka untuk memberikan manfaat untuk banyak orang khusus nya para wirausaha atau calon wirausaha agar tidak salah jalan, agar tidak salah jurus dalam menjalankan bisnisnya.

Kebetulan buku ini adalah buku pertama beliau maka menjadi momen spesial karena penulisan juga berdasarkan pengalamannya selama menjadi wirausahawan dan dengan bahasa yang mudah di pahami dan dengan bahasa yang mem-bumi.

Alasan Pak Ponco mengambil tema dan judul ini karena berdasarkan pengalaman beliau selama 20 tahun di Pondok Pesantren Kehidupan ( Baca : Perjalanan Hidup ) di berbagai bisnis, berbagai pasar, berbagai industri dan berbagai tantangan usaha yang dihadapi, menginspirasinya untuk menuliskan semua dalam sebuah buku “kamus” yang berisi jurus-jurus praktis yang bisa langsung dijalankan untuk menjawab tantangan-tangan dalam berwirausaha.

PENGUKUHAN FORMATUR KEPENGURUSAN TEAM P2EKOMAS OLEH PEMBINA YAYASAN FIKRUL AKBAR KEPADA BPK.PONCO WALUYO

99 JURUS BISNIS LANGIT itu adalah bentuk usaha kita, bentuk kesungguhan kita, bentuk bukti nyata kita dalam bersungguh-sungguh berusaha mengharapkan hasil hanya dari Allah Swt.. Kepada siapakah kita meminta pertolongan? Hanya Allah Swt.
Surat Al-Fatihah Ayat 5 yang artinya, “Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan.”
Apa yang menjadi Target dari 99 JURUS BISNIS LANGIT itu? “MENJADI MANUSIA YANG PALINGDICINTAI OLEH ALLAH SWT.

Catatan akhir, semua yang ditulis di buku ini bukanlah berasal dari seorang PONCO WALUYO, melainkan semata 100% atas PetunjukNya dan PertolonganNya. Seorang PONCO WALUYO hanyalah sebagai wasilah yang menuliskan dalambuku “99 JURUS BISNIS LANGIT” ini. Semua kebenaranyang tertulis di buku ini adalah dari Allah Swt. dan semuakesalahan datangnya dari seorang PONCO WALUYO yang fakir ilmu ini berlindung dari kekhilafan dan hanya memintapertolongan satu-satunya kepada Allah Swt.
Semoga tulisan sederhana ini bisa membawa manfaat saat ini dan selamanya serta menjadikan amal jariyah, Aamiin
Aamiin Aamiin.(Sumber: Buku 99 Jurus Langit Oleh Bpk. Ponco Waluyo)

AMANAH PEMBINA DKM FATIMAH KEPADA DEWAN EKONOMI MASJID FATIMAH FIKRUL AKBAR DENGAN MENDATA JAMAAH SEKITAR

BISMILLAH INSYAALLAH TULISAN BERSERI BERSUMBER DARI BUKU 99 JURUS LANGIT HADIR DI ARTIKEL BERIKUTNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *