Lompat ke konten

Pemuda Milenial dan Perannya dalam Pengelolaan Masjid

نَّحْنُ نَقُصُّ عَلَيْكَ نَبَأَهُم بِٱلْحَقِّ ۚ إِنَّهُمْ فِتْيَةٌ ءَامَنُوا۟ بِرَبِّهِمْ وَزِدْنَٰهُمْ هُدًى
Artinya: Kami kisahkan kepadamu (Muhammad) cerita ini dengan benar. Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka, dan Kami tambah pula untuk mereka petunjuk.

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas) / Fathul Karim Mukhtashar Tafsir al-Qur’an al-‘Adzhim, karya Syaikh Prof. Dr. Hikmat bin Basyir bin Yasin, professor fakultas al-Qur’an Univ Islam Madinah


Dari sini mulai penjelasan kisah itu secara rinci. Allah menyebutkan bahwa mereka adalah segolongan kaum muda yang menerima kebenaran dan mendapat petunjuk ke jalan yang lurus dari guru-guru mereka yang telah durhaka dan tenggelam ke dalam agama kebathilan.

Oleh karena itu kebanyakan orang yang menyambut baik seruan Allah dan RasulNya SAW adalah kalangan muda. Adapun orang-orang tuanya dari kalangan Quraisy, sebagian besar mereka berpegang pada agamanya dan tidak ada yang masuk Islam kecuali sedikit. Demikianlah Allah SWT memberitahukan tentang ashabul kahfi, bahwa mereka terdiri dari kalangan kaum muda.


(dan Kami tambahkan kepada mereka petunjuk) Sebagian imam seperti Imam Bukhari dan lainnya menjadikan ayat ini dan ayat-ayat yang semakna sebagai dalil tentang kelebihan dan keutamaan iman, dan iman itu dapat bertambah dan berkurang. Oleh karena itu Allah berfirman: (dan Kami tambahkan kepada mereka petunjuk) Sebagaimana Allah berfirman: (Dan orang-orang yang mendapat petunjuk Allah menambah petunjuk kepada mereka dan memberikan kepada mereka (ba­lasan) ketakwaannya (17)) (Surah Muhammad)
Referensi : https://tafsirweb.com/4839-surat-al-kahfi-ayat-13.html

Januariansyah Arfaizar

Masjid menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial dalam komunitas Muslim, memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan moral anggota komunitas. Dalam era milenial ini, pemuda milenial memainkan peran yang semakin signifikan dalam pengelolaan masjid.Artikel ini akan mengulas peran dan kontribusi penting yang dimainkan oleh pemuda milenial
dalam pengelolaan masjid, serta mengapa keterlibatan mereka sangat berharga bagi masa depan masjid dan komunitas Muslim.

Pemuda milenial merujuk kepada generasi muda yang lahir antara tahun 1981 dan 1996. Mereka dikenal sebagai generasi yang tumbuh dalam era teknologi informasi dan berinteraksi aktif dengan media sosial.

Generasi ini sering diidentifikasi dengan nilai-nilai seperti kreativitas, kolaborasi, dan aspirasi untuk berkontribusi pada perubahan positif dalam masyarakat.

PENGUKUHAN KETUA REMAJA ISLAM MASJID FATIMAH FIKRUL AKBAR DI ACARA LOUNCING MASJID WIRA PEMUDA P2EKOMAS

Peran Pemuda Milenial dalam Pengelolaan Masjid

1. Teknologi dan Media Sosial

Pemuda milenial cenderung memiliki pemahaman yang baik tentang teknologi dan media sosial. Mereka dapat memanfaatkan platform ini untuk mempromosikan kegiatan masjid, mengorganisir acara, dan mengkomunikasikan informasi penting kepada komunitas.

2. Manajemen Keuangan

Pemuda milenial sering memiliki latar belakang pendidikan dan pengetahuan tentang manajemen keuangan. Mereka dapat membantu masjid dalam menyusun anggaran, pelaporan keuangan, dan pengelolaan dana dengan lebih efektif.

3. Pengembangan Program

Pemuda milenial memiliki ide-ide segar dan kreativitas dalam mengembangkan program-program keagamaan dan sosial di masjid. Mereka dapat membantu merancang program yang relevan dan menarik bagi pemuda sebaya mereka.

4. Kepemimpinan

Keterlibatan pemuda milenial dalam pengelolaan masjid juga mencakup peran kepemimpinan. Mereka dapat menjadi pemimpin muda dalam komite masjid, dewan pengurus, atau kelompok kerja yang bertujuan untuk memajukan masjid.(Sumber: Kumparan)

PEMUDA BERGERAK BAGI KEMERDEKAAN PALESTINA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *