Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
ثَلَاثُ دَعَوَاتٍ مُسْتَجَابَاتٌ: دَعْوَةُ الصَّائِمِ، وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ، وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ
“Tiga doa mustajab, yaitu: doa orang yang sedang berpuasa, doa orang yang terzalimi, dan doa musafir.” (HR. At-Thabrani (1313), Baihaqi (648), dan Asy-Syajari (1014), dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu)
Ketika anda merasa disakiti oleh seseorang, baik secara fisik maupun verbal, apa yang ada di benak anda? Apakah anda ingin langsung membalas dengan pukulan seimbang bahkan lebih sakit? Atau anda diam dan bersabar bahwa peristiwa itu adalah hanya ujian kehidupan untuk anda?
Saudaraku, perhatikanlah, bahwa menyakiti orang lain adalah kezaliman dan orang yang melakukannya disebut zalim. Sedangkan orang yang menjadi objek kezaliman itu adalah mazlum.
Lantas, sebagai seorang yang mazlum, apa yang sebaiknya anda lakukan sebagai seorang mukmin? Bukankah doa orang yang terzalimi itu maqbul?
Sumber: https://muslim.or.id/87653-doa-orang-yang-terzalimi.html

JURUS 10
NIKMATNYA DITIPU ORANG
Hal ini saya temui disaat silaturahmi dengan pemilik pengusaha Karpet terbesar di Indonesia. Beliau menceritakan awal usaha beliau yang didzalimi oleh pemilik pabrik yang
lama dengan tukar guling pabrik plus tanggungan utang ke karyawan dan juga supplier. Tidak tanggung-tanggung totalnya milyaran.
Namun beliau teringat suatu hal terkait do’a yang mustajab itu wasilah tempat dan atau wasilah waktu atau kondisi. Beliau memanfaatkan wasillah waktu atau kondisi
tersebut dengan berdo’a, tapi bukan berdo’a kejelekan untuk yang sedang mendzalimi beliau, tapi beliau berdoa untuk kemajuan usahanya.

KEGIATAN KENALKAN PERTANIAN SEJAK DINI BAGI SANTRI TKIT DI TAMAN EDUKASI P2EKOMAS DEPAN MASJID FATIMAH FIKRUL AKBAR
Apa yang terjadi? Nikmat. Allah Swt. berikan kemudahan dan kelancaran usahanya. Cukup kah?
Tidak! beberapa waktu kemudian juga didzalimi lagi olehkaryawanannya. Apakah sedih? Tidak! Kembali lagi teringat oleh do’a mustajab yaitu di saat kondisi terdzalimi. Beliau berdo’a kembali untuk kemajuan usahanya, dan Allah Swt. wujudkan kembali. Nikmat bukan ditipu orang? Maasyaa Allah.
Dan berhati-hatilah terhadap doa orang yang terzalimi, karena tidak ada penghalang antara doanya dengan Allah.” (H.R.Bukhori dan Muslim).
Alhamdulillah. Selamat menikmati ditipu orang lain.99jurusbisnislangit.
